Tuesday, July 25, 2017

Fisioterapi Home Visit



Fisioterapi Home Visit/ Home Care

Semakin berkembang nya jaman, segala hal semakin mudah untuk di dapat. Misalnya ada ojek online, taksi online, delivery makanan dan lain-lain sebagainya. Demikian juga dengan pelayanan fisioterapi, di kota-kota besar seperti Jakarta, Solo, Bandung, Bekasi, Palembang dan lain sebagainya sudah tidak asing lagi dengan pelayanan fisioterapi home visit/ home care.

Buat yang belum tau ya, Fisioterapi home visit/ home care adalah pelayanan fisioterapi yang dilakukan di rumah pasien/client, jadi fisioterapis yang datang Ke rumah pasien/klient dan klient/ pasien nya stay/duduk manis aja di rumah.




Kami menawarkan pelayanan fisioterapi home visit / home care khusus untuk daerah seputaran Sungailiat dan Pangkalpinang. Dengan Fisioterapis yang professional dan mempunyai basic pendidikan fisioterapi mulai dari diploma III sampai Sarjana Fisioterapi serta  didukung dengan pelatihan-pelatihan fisioterapi di berbagai bidang.

Keuntungan Fisioterapi Home Visit/ Home Care  :
  • Pasien / klien tidak perlu repot-repot harus datang ke Rumah Sakit / Klinik untuk mendapatkan pelayanan fisioterapi jadi hemat waktu, tenaga dan uang. 
  • Harga dan tarif terjangkau
  • Pelayanan yang diberikan lebih optimal karena berada dirumah dan lebih banyak waktu.
  • Lebih tenang dan nyaman bagi pasien karena berada di rumah sendiri.
  • Pasien/klien lebih leluasa untuk bertanya dan konsultasi dengan fisioterapis.
Kasus/ kondisi yang dapat dilakukan home care/ home visit :
  • Pasca stroke
  • Baby massage/ pijat bayi
  • Pasca operasi patah tulang dan operasi lain yang memerlukan fisioterapi
  • Cidera olahraga
  • Anak-anak berkebutuhan khusus dengan gangguan motorik (Cerebral palsy, down syndrome dan lain-lain)
  • Sakit lutut,
  • Sakit bahu
  • Sakit pinggang
  • Mulut mencong/ bell’s palsy
  • Dan lain-lain.
Untuk pertanyaan dan informasi silahkan hubungi kami :
HP/ WA : 0852 79668454

Monday, April 3, 2017

ICF dalam Pandangan Fisioterapi

Kesehatan merupakan hak mendasar bagi semua orang. Setiap individu, keluarga, maupun kelompok masyarakat berhak memperoleh dan menjaga kesehatannya. Kita tau bahwa ada berbagai konsep pemahaman mengenai kondisi sehat dan sakit, seperti pandangan WHO (World Health Organization) yang memandang bahwa sehat tidak hanya fisik, mental dan kesejahteraan sosial tetapi merupakan sebuah kesatuan atau sebuah sistem yang saling berkaitan satu sama lain.





Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi, dan komunikasi¹. Sehingga fisioterapi memandang kondisi fisik terutama gerak dan fungsi menjadi prioritas dalam status kesehatan seseorang yang mempengaruhi kondisi sosial secara keseluruhan.

Penanganan fisioterapi yang berfokus pada pengembangan, pemeliharaan dan pemulihan gerak dan fungsi tidak terlepas dari bagaimana fisioterapis menemukan atau mendiagnosa suatu probelm kesehatan yang terjadi pada gerak maupun fungsi seseorang.

Untuk mengidentifikasi trand kesehatan dan statistik secara global serta laporan standar untuk laporan penyakit dan kondisi kesehatan WHO membuat sebuah standar Internasional yang di kenal dengan International Classification of Diseases (ICD). ICD digunakan untuk klasifikasi diagnostik untuk semua tujuan klinis dan penelitian².

Pada tahun 2001 di resmikan ICF (International classification of Function) oleh 191 negara anggota WHO. ICF digunakan sebagai standar Internasional untuk menggambarkan dan mengukur kesehatan serta keterbatasan/kecacatan.  ICF juga bertujuan untuk menyamakan analisa kesehatan, fungsi fisik, dan keterbatasan antara profesi kesehatan lain³. 


Tahun 2007 organisasi fisioterapi dunia menetapkan skema ICF sebagai klasifikasi domain kesehatan individu yang berhubungan dengan fungsi gerak dan keterbatasan yang juga mencakup faktor lingkungan yang menyertai.

Di gambarkan dalam skema sebagai berikut

Stadndar inilah yang digunakan dalam membantu fisioterapi untuk memetakan problem kesehatan atau gangguan fisik yang terjadi pada seseorang. Selanjutnya di terangkan dalam PMK. No. 65 Tahun 2015 bahwa : "Diagnosis fisioterapi adalah suatu pernyataan yang mengambarkan keadaan multi dimensi pasien/klien yang dihasilkan melalui analisis dan sintesis dari hasil pemeriksaan dan pertimbangan klinis fisioterapi, yang dapat menunjukkan adanya disfungsi gerak/potensi disfungsi gerak mencakup gangguan/kelemahan fungsi tubuh, struktur tubuh, keterbatasan aktifitas dan hambatan bermasyarakat. Diagnosis fisioterapi berupa adanya gangguan dan/atau potensi gangguan gerak dan fungsi tubuh, gangguan struktur dan fungsi, keterbatasan aktifitas fungsional dan hambatan partisipasi, kendala lingkungan dan faktor personal, berdasarkan International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF) atau berkaitan dengan -19- masalah kesehatan sebagaimana tertuang pada International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problem (ICD-10)"

Dalam proses pelayanan disebutkan bahwa "Asuhan fisioterapi pada pasien merupakan proses siklus kontinyu dan bersifat dinamis yang dilakukan oleh fisioterapis yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan, diintergrasikan dan dikoordinasikan dengan pelayanan lain yang terkait melalui rekam medik, sistem informasi dan sistem komunikasi yang efektif." sehingga seorang fisioterapis berwenang untuk melakukan assesmen, penegakan diagnosa, perencanaan intervensi, intervensi, evaluasi serta komunikasi dan edukasi serta dokumentasi.

Sistem pelayanan yang terstandar tentu memberikan kemudahan bagi seorang fisioterapi untuk memberikan pelayanan yang efektif dan efisien serta menghindari kesalahan yang menyebabkan kerugian bagi pasien maupun fisioterapi itu sendiri.

Berikutnya saya lampirkan contoh Algoritma Pemeriksaan Fisioterapi


Kritik dan saran yang membangung menjadi pertimbangan penulis. terimakasih..

Saturday, April 1, 2017

pengertian fisioterapi menurut WHO


 Pengertian Fisioterapi Menurut WHO

Kali ini kami akan berbagi tentang apa itu fisioterapi. Mungkin ada yang sebagian masih awam tentang fisioterapi dan ada juga yang sudah paham atau tahu, dan mungkin juga ada yang sudah perna mendapatkan pelayanan fisioterapi. Baiklah langsung saja ke pengertian fisioterapi ya …

Fisioterapi itu adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/ atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi, komunikasi. (PMK no. 65 Tahun 2015 ).
Menurut WHO (World Health Orgazation) fisioterapi adalah menilai, merencanakan, dan melaksanakan program-program rehabilitasi yang meningkatkan atau memulihkan fungsi motorik manusia, memaksimalkan kemampuan gerak, meredakan sindrom nyeri, dan mengobati atau mencegah tantangan fisik yang berhubungan dengan cedera, penyakit, dan gangguan lainnya. (Physiotherapists assess, plan, and implement rehabilitative programs that improve or restore human motor function, maximize movement ability, relieve pain syndromes, and treat or prevent physical challenges associated with injuries, diseases, and other impairments).
Menurut WCPT (World Confederation for Physical Therapy) fisioterapi adalah tenaga kesehatan profesional yang bekerja untuk manusia segala umur yang bertujuan untuk memelihara, mengembalikan fungsi dan ketergantungan bila seseorang atau individu mendapatkan kekurangan atau gangguan kemampuan atau masalah yang disebabkan kerusakan fisik, psikis, dan lain sebagainya. Ada juga pengertian lainnya tentang Fisioterapi menurut WCPT adalah suatu ilmu atau kiat untuk melakukan suatu pengobatan dengan memanfaatkan khasiat alam seperti cahaya, air, listrik, latihan-latihan, dan manual. (Physical therapy is the art and science of physical treatment by means of therapeutic exercise, heat, cold, light, water, massage and electricity).
Penulisan yang benar untuk bahasa Indonesia dan di Indonesia adalah FISIOTERAPI yah, dan untuk orangnya disebut Fisioterapis bukan PHYSIOTERAPI atau kadang ada yang menulis PISIOTERAPI atau kadang dipisah jadi FISIO TERAPI.

Penyebutan profesi fisioterapi di berbagai Negara berbeda-beda berdasarkan penggunaan bahasa,

Physical therapist
Afghanistan, Australia, Bahamas, Barbados, Bermuda, Cambodia, Canada, Greece, Hungary, Iceland, Israel, Jamaica, Japan, Korea, Macau, Mauritius, Norway, Pakistan, Romania, Saudi Arabia, Singapore, South Africa, Spain, Suriname, Syria, Taiwan, Thailand, Ukraine, United Kingdom, United States of America, Zambia

Physical therapy consultant, Physical therapy practitioner, Physical therapy specialist
Egypt

Physiotherapeftis
Greece

Physiotherapeut, Physiotherapeutin, Physiothérapeute
Austria, Switzerland

Physiothérapie/ Physiotherapie
Canada, Rwanda

Physiotherapist
Afghanistan, Australia, Austria, Bahamas, Bangladesh, Belgium, Bermuda, Brazil, Bulgaria, Cambodia, Canada, Curaçao, Czech Republic, Denmark, Estonia, Ethiopia, Fiji, Finland, Ghana,Guyana, Hong Kong, Hungary, India, Indonesia, Ireland,Jamaica, Jordan, Kenya, Latvia, Luxembourg, Malawi, Malta, Mauritius, Mexico, Montenegro, Namibia, Netherlands, New Zealand, Nigeria, Pakistan, Paraguay, Poland, Portugal, Rwanda, Saudi Arabia, Serbia, Singapore, Slovakia, Slovenia, South Africa, Sri Lanka, Switzerland, Trinidad, Tobago, Turkey, Uganda, United Kingdom, Zambia, Zimbabwe

Prefix Dr. and suffix PT
Bangladesh

Sjúkraþjálfari
Iceland

Terapia Física
Mexico

Visi fizioterapeut
Serbia
Note : baca tulisan dan bahasa yang mengerti saja ya !!! :D :D

Nah..sekarang sudah tentang fisioterapi, selanjutnya kita membahas tentang Ruang Lingkup Pelayanan Fisioterapi yaitu :
  • Dalam pelayanan kesehatan tingkat pertama (primer), fisioterapis dapat terlibat sebagai anggota utama dalam tim, berperan dalam pelayanan kesehatan dengan pengutamaan pelayanan pengembangan dan pemeliharaan melalui pendekatan promotif dan preventif tanpa mengesampingkan pemulihan dengan pendekatan kuratif dan rehabilitatif.
  • Pada pelayanan kesehatan tingkat lanjutan, fisioterapis berperan dalam perawatan pasien dengan berbagai gangguan neuromuskuler, musculoskeletal, kardiovaskular, paru, serta gangguan gerak dan fungsi tubuh lainnya. Fisioterapis juga berperan dalam pelayanan khusus dan kompleks, serta tidak terbatas pada area rawat inap, rawat jalan, rawat intensif, klinik tumbuh kembang anak, klinik geriatri, unit stroke, klinik olahraga, dan/atau rehabilitasi.
Selanjutnya ke Tujuan Pelayanan Fisioterapi, tujuannya adalah :
  • Memberikan pelayanan fisioterapi pada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat.
  • Memecahkan masalah dan kebutuhan kesehatan gerak fungsional tubuh manusia dengan menerapkan ilmu pengetahuan teknologi fisioterapi secara aman, bermutu, efektif dan efisien dengan pendekatan holistik paripurna, dituntun oleh kode etik, berbasis bukti, mengacu pada standar/pedoman serta dapat dipertanggungjawabkan.
Jadi sekarang sudah tau kan apa itu fisioterapi dan seluk beluk nya, untuk informasi tentang pelayanan fisioterapi silahkan kontak kami untuk berdiskusi dan konsultasi seputar fisioterapi. Salam fisioterapi, terimakasih dan semoga bermanfaat. Mohon koreksi khususnya untuk sejawat fisioterapis apabila ada hilap dan salah.

“BERGERAK, BERMANFAAT, BERMARTABAT, PROFESSIONAL DAN MANDIRI”.

Sumber : www.google.com, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Fisioterapi” dan “www.IFI.or.id”

Friday, March 31, 2017

Sehat Mengenakan Sepatu Hak Tinggi ???

Penampilan merupakan sesuatu yang penting untuk di jaga, apalagi dewasa ini penampilan sudah bukan menjadi sebuah kebiasaan yang biasa !
Penampilan seseorang akan mencerminkan seperti apa karakter seseorang bahkan dapat di ketahui maksud dan tujuan atas apa yang akan di lakukan. Secara singkat bisa dikatakan melalui penampilan kita mendapatkan sebuah gambaran. 
   
Namun bagaimana bilpenampilan itu sendiri menimbulkan masalah?? termasuk masalah kesehatan.

Hal kecil yang tidak kita sadari terkadang menjadi penyebab gangguan kesehatan pada tubuh kita. Apalagi telah menjadi kebiasaan..tentu akan berdampak lebih buruk. 




Sepatu hak tinggi merupakan aksesoris sekaligus kebutuhan bagi kebanyakan wanita dewasa pada umumnya. Mengenakan sepatu hak tinggi akan memberikan kesan percaya dirimenampakan sisi feminim, dan menggambarkan selera bahkan status sosia seseorang

Untuk mereka yang bekerja atau beraktifitas yang mengharuskan mengenakan sepatu hak tinggi tentu akan menjadi sebuah kebiasaan untuk mengenakanya.  

Ada beberapa fakta yang harus diperhatikan pada mereka penggunaan sepatu hak tinggi karena dampaknya akan mempengaruhi kesehatan fisik seseorang. Bahkan mungkin sedang anda alami. 

Ketegangan otot yang terjadi pada area betis kaki biasanya disebabkan oleh kontaksi otot yang berebihan hingga menyebabkan kelelahan pada kaki dan menimbukan rasa yang tidak nyaman. 

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya beberapa masalah yang timbul oleh kebiasan salah dan beruang yang tanpa kita sadari telah menimbukan efek buruk jangka panjang maupun jangka pendek. Hal inilah yang terjadi ketika mengenakan sepatu dengan hak tinggi. Seperti di jelaskan dalam sebuah jurnal berikut

http://bmjopen.bmj.com/content/bmjopen/6/1/e010053.full.pdf

Disebutkan bahwa penggunaan sepatu dengan hak tinggi menimbulkan perubahan pada bentuk tubuh karena tumpuan kaki pada sepatu hak tinggi memaksa tubuh untuk lebih condong kedepan dan kemudian merubah bentuk tubuh secara keseluruhan termasuk kaki. Kerja Kaki sebagai tumpuan pada sepatu hak tinggi menimbukan kontraksi otot berlebih pada betis dan penarikan pada otot bagian depan kaki hal ini sangat memungkinkan terjadinya gangguan pada jari-jari, pergeangan kaki, betis dan lutut. 




Lutut dan kaki merupakan bidang tumpu berat badan tubuh ketika berdiri maupun berjalan, aktifitas yang terus menerus, serta beban berat internal (berat badan) maupun eksternal (terlalu lama berdiri, naik turun tangga, dll) menjadikan lutut dan kaki bekerja dengan tenaga yang tidak sedikit apalagi ditambah dengan penggunaan sepatu hak tinggi tentu akan menambah effort yang lebih besar. 

Penggunaan sepatu hak tinggi juga menimbulkan masalah lainnya seperti hallux valgus, dan menyebabkan cedera pada kejadian terjatuh atau terpeeset. 

Beberapa cara dibawah ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri atau pegal yang di timbulkan:

1.  Kompres Hangat
Pengguanan kompres hangat atau bantal hangat dapat memberikan rasa nyaman pada area kaki karena terjadinya rileksasi pada area otot kaki yang tegang.

2.  Latihan Peregangan
Kontaksi otot yang berebihan menyebabkan kelelahan pada otot sehingga latihan peregangan yang di lakukan dengan merubah panjang otot dapat membantu mengurangi ketegangan otot yang terjadi.



3. Meninggikan posisi kaki ketika tidur akan membantu melancarkan peredaran darah balik yang mengarah kejantung sehingga proses pengangkutan zat sisia hasil metabolisme dapat kemba dengan baik.

Tips Sehat Mengenakan Sepatu Hak Tinggi


Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk penggunan sepatu hak tinggi agar tetap menjaga kesehatan kaki namun tidak mengurangi nilai estetikanya.

Gunakan sepatu hak tinggi seperlunya
Sediakan sepatu biasa yang dapat anda gunakan ketika pengguana sepatu hak tinggi dirasa tidak peru anda gunakan seperti pada saat jam puang dan pergi kekantor

Gunakan sepatu hak tinggi dengan ketinggian tidak lebih dari 2-3cm. Pengguanaan sepatu yang melebihi 3 cm akan meningkatkan penekanan pada kaki anda.

Pilihlah sepatu dengan penampang yang lebih lebar di bandingkan dengan hak yang lancip untuk menghindari cedera yang timbul akibat terjatuh.


nah.. cantik tentu hak bagi semua orang.. keindahan juga sebuah anugerah.. namun, tentu kita tidak ingin menjadikan keindahan itu seperti bomerang yang merugikan kita di kemudian hari. Bijak dalam penggunaannya akan memberikan kita rasa aman tanpa takut kehilangan nilai keindahannya.

Tuesday, March 28, 2017

Save Running


Olahraga merupakan aktivitas yang dapat memberikan manfaat kebugaran pada tubuh kita. Ada berbagai macam bentuk olahraga yang dapat meningkatkan kebugaran kita, diantaranya adalah dengan lari ataupun jogging. Lari atau jogging merupakan olahraga yang banyak diminati berbagai kalangan, apikasinya yang mudah, serta tidak memerlukan peralaan yang khusus menjadikan olahraga ini semakin digemari. 

Dalam aktifitas olahraga seperti lari atau jogging terkadang kita merasakan nyeri dan keram selama olahraga ataupun setelah olahraga. Untuk mereka yang baru memulai olahraga lari atau jogging hal ini dapat disebabkan karena tidak siapnya otot kaki untuk beraktifitas secara mendadak. 

Memulai olahraga terebih dahulu sebaiknya kita melakukan latihan peregangan pada anggota tubuh secara keseluruhan, dari kepala, bahu, tangan, punggung, pinggang hingga kaki dengan durasi 5-10 menit. Latihan peregangan bertujuan untuk mengurangi kemungkinan kontraksi otot yang berebihan atau kram selama berolahraga serta mempersiapkan otot untuk memulai gerakan yang lebih kompleks. 

Setelah  itu mulailah latihan pemanasan dengan berlari-lari kecil selama 5-10 menit untuk mempersiapkan system pernafasan dan jantung bekerja dengan baik kemudian melakukan olahraga yang kita inginkan dan di akhiri dengan pendinginan dengan menurunkan laju kecepatan lari atau jogging dengan santai 5-10 menit untuk mengatur kembali rytme  kerja jantung.

Pemanasan merupakan gerakan ringan yang dapat mencegah anda mengurangi terjadinya cedera, kelelahan dan sebagai adapatasi otot jantung untuk memulai aktifitas olahraga.

lari ataupun jogging kini tidak hanya menjadi aktifitas olahraga biasa namun dalam perkembanganya telah menjadi gaya hidup bagi  berbagai kalangan. Trend yang tercipta terkadang membuat kita lupa bahwa berlari sebenarnya tidak hanya "lari" tetapi juga perlu di lakukan dengan pola yang benar agar tidak menimbulkan cedera ataupun problem kesehatan lainnya serta dapat memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh fisik maupun psikis.