Tuesday, March 28, 2017

Save Running


Olahraga merupakan aktivitas yang dapat memberikan manfaat kebugaran pada tubuh kita. Ada berbagai macam bentuk olahraga yang dapat meningkatkan kebugaran kita, diantaranya adalah dengan lari ataupun jogging. Lari atau jogging merupakan olahraga yang banyak diminati berbagai kalangan, apikasinya yang mudah, serta tidak memerlukan peralaan yang khusus menjadikan olahraga ini semakin digemari. 

Dalam aktifitas olahraga seperti lari atau jogging terkadang kita merasakan nyeri dan keram selama olahraga ataupun setelah olahraga. Untuk mereka yang baru memulai olahraga lari atau jogging hal ini dapat disebabkan karena tidak siapnya otot kaki untuk beraktifitas secara mendadak. 

Memulai olahraga terebih dahulu sebaiknya kita melakukan latihan peregangan pada anggota tubuh secara keseluruhan, dari kepala, bahu, tangan, punggung, pinggang hingga kaki dengan durasi 5-10 menit. Latihan peregangan bertujuan untuk mengurangi kemungkinan kontraksi otot yang berebihan atau kram selama berolahraga serta mempersiapkan otot untuk memulai gerakan yang lebih kompleks. 

Setelah  itu mulailah latihan pemanasan dengan berlari-lari kecil selama 5-10 menit untuk mempersiapkan system pernafasan dan jantung bekerja dengan baik kemudian melakukan olahraga yang kita inginkan dan di akhiri dengan pendinginan dengan menurunkan laju kecepatan lari atau jogging dengan santai 5-10 menit untuk mengatur kembali rytme  kerja jantung.

Pemanasan merupakan gerakan ringan yang dapat mencegah anda mengurangi terjadinya cedera, kelelahan dan sebagai adapatasi otot jantung untuk memulai aktifitas olahraga.

lari ataupun jogging kini tidak hanya menjadi aktifitas olahraga biasa namun dalam perkembanganya telah menjadi gaya hidup bagi  berbagai kalangan. Trend yang tercipta terkadang membuat kita lupa bahwa berlari sebenarnya tidak hanya "lari" tetapi juga perlu di lakukan dengan pola yang benar agar tidak menimbulkan cedera ataupun problem kesehatan lainnya serta dapat memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh fisik maupun psikis. 

No comments:

Post a Comment